Jaringan-Jaringan Sosial dan Jaringan Sosial Online



PEMBAHASAN
Jaringan-Jaringan Sosial dan Jaringan Sosial Online

A.     Pengertian Jaringan-Jaringan Sosial dan Jaringan Sosial Online

1.    Jaringan-Jaringan Sosial

Jaringan sosial merupakan hubungan-hubungan yang tercipta antar banyak individu dalam suatu kelompok ataupun antar suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Hubungan-hubungan yang terjadi bisa dalam bentuk yang formal maupun bentuk informal. Hubungan sosial adalah gambaran atau cerminan dari kerjasama dan koordinasi antar warga yang didasari oleh ikatan sosial yang aktif dan bersifat resiprosikal (Damsar, 2002:157).

Dalam melihat aktivitas sekelompok individu itu menjadi suatu aksi sosial maka disitulah teori jaringan sosial berperan dalam sistem sosial. Hampir seluruh masalah sosiologi adalah masalah agregasi, yaitu bagaimana aktivitas sekelompok individu dapat menimbulkan efek sosial yang dapat diamati. Hal inilah yang membuat ilmu sosiologi sangat sulit untuk memahami dan mengerti suatu fenomena secara mendalam. Teori jaringan sosial berangkat dari pengkajian atas variasi bagaimana perilaku individu berkumpul (aggregate) menjadi perilaku kolektif.

Dalam hal ini analisis jaringan sosial lebih ingin mempelajari keteraturan individu atau kelompok berperilaku ketimbang keteraturan keyakinan tentang bagaimana mereka seharusnya berperilaku (Wafa, 2006:162). Analisis jaringan sosial memulai dengan gagasan sederhana namun sangat kuat, bahwa usaha utama dalam kajian sosiologis adalah mempelajari struktur sosial dalam menganalisis pola ikatan yang menghubungkan anggota-anggota kelompoknya. Granovetter melukiskan hubungan ditingkat mikro itu seperti tindakan yang melekat dalam hubungan pribadi konkrit dan dalam struktur (jaringan sosial) terhadap hubungan itu. Hubungan ini berlandaskan gagasan bahwa setiap aktor (individu atau kolektivitas) mempunyai akses berbeda terhadap sumber daya yang bernilai seperti kekayaan, kekuasaan, dan informasi. Menurut Wellman dalam teori jaringan sosial terdapat sekumpulan prinsip-prinsip yang berkaitan logis, yaitu sebagai berikut:
1.    Ikatan antara aktor biasanya adalah simetris baik dalam kadar maupun intensitasnya. Aktor saling memasok dengan sesuatu yang berbeda dan mereka berbuat demikian dengan intensitasyang semakin besar atau semakin kecil.

2.    Ikatan antar individu harus dianalisis dalam konteks struktur jaringan lebih luas.

3.    Terstrukturnya ikatan sosial menimbulkan berbagai jenis jaringan non-acak. Disatu pihak, jaringan adalah transitif: bila ada ikatan antara A dan B dan C, ada kemungkinan adanya jaringan yang meliputi A dan C. Akibatnya adalah bahwa lebih besar kemungkinan adanya jaringan yang meliputi A, B, dan C.

4.    Adanya kelompok jaringan yang menyebabkan terciptanya hubungan silang antara kelompok jaringan maupun antara individu.

5.    Ada ikatan asimetris antara unsur-unsur di dalam sebuah sistem jaringan dengan akibat bahwa sumber daya yang terbatas akan terdistribusikan secara tidak merata.

6.    Dengan adanya distribusi yang timpang dari sumber daya yang terbatas menimbulkan baik itu kerja sama maupun kompitisi. Beberapa kelompok akan bergabung untuk mendapatkan sumber daya yang terbatas itu dengan kerja sama, sedangkan kelompok lain bersaing dan memperebutkannya.

Jaringan yang terbangun adalah modal terpenting dalam mempertahankan kelangsungan usaha dagang ke pekan, dengan kondisi yang serba terbatas baik fasilitas dan permodalan pedagang akan berusaha untuk membangun jaringan yang kuat baik antara sesama pedagang, pedagang dengan pedagang grosiran maupun antara pedagang dengan pelanggan di pekan. Jaringan yang terbangun antara sesama pedagang akan memudahkan mereka dalam hal permodalan dan tempat berjualan di pekan, pedagang pekan membangun jaringan berdasarkan kedekatan emosional serta kenyataan bahwa pedagang tersebut berasal dari satu kampung dan masih berhubungan keluarga. Jika jaringan antara pedagang telah terbentuk, akan terjadi sistem pinjam-meminjam uang yang digunakan untuk tambahan modal untuk berbelanja barang dan pinjam-meminjam uang ini berlangsung bergantian. Selain itu akan mempermudah memperoleh barang jualan karena akan mendapat informasi dari pedagang lainnya. Jaringan antara pedagang dengan pelanggan juga akan mempermudah pedagang untuk memprediksi barang dagangan yang diinginkan pembeli karena dari jaringan dengan pelanggan para pedagang akan memperoleh informasi tersebut. Selain itu jaringan juga berfungsi untuk memberikan kepastian terhadap pedagang untuk mengukur penghasilan mereka tiap kali berjualan.


Jaringan antara pedagang pekan dan pedagang pelanggan juga berpengaruh besar terhadap kelangsungan usaha dagang pekan ini karena pasokan barang akan mudah didapat jika telah terjalin komunikasi dan saling mengenal antara pedagang pekan dan pedagang grosiran. Jaringan yang terbangun juga berfungsi untuk mempermudah pasokan barang serta untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari pedagang gosiran tersebut bahkan jika jaringan telah mencapai tahap kepercayaan, pedagang grosiran akan memberikan kemudahan dengan mempersilahkan pedagang pekan untuk membawa barang terlebih dahulu dengan pembayaran yang menyusul kemudian ketika pedagang pekan kembali turun berbelanja.

2.    Jaringan Sosial Online

Jaringan sosial online tidak berbeda jauh dengan jaringan sosial, yang membedakan yaitu menggunakan jaringan. Secara umum adalah media tukar informasi secara mudah dan cepat menggunakan jaringan internet tanpa ada batasan.
Sekarang jaringan sosial tidak bisa dipisahkan dari manusia,dan sudah menjadi gaya hidup. Layanan SMS dan telepon tidak lagi menjadi pilihan utama dalam berkomunikasi.
           
     Jaringan sosial online adalah suatu hubungan yang terjalin antara satu atau bahkan banyak orang yang dilakukan memalui media online atau dunia maya. Jaringan sosial online didefinisikan menjadi sebuah sistem dimana,
(a) Pengguna adalah entitas kelas pertama dengan semi-publik profil,
(b) Pengguna dapat membuat link eksplisit untuk pengguna lain atau item konten, dan
(c) Pengguna dapat menavigasi sosial jaringan dengan browsing link dan profil pengguna lain.
Definisi ini konsisten yang digunakan dalam penelitian sebelumnya. Jaringan sosial online memilki beberapa peran, tapi tiga peran utama dari jaringan sosial online yang umum;
·           Pertama, jaringan sosial online yang digunakan untuk mempertahankan dan memperkuat ikatan sosial yang ada, atau membuat hubungan sosial baru. Situs memungkinkan pengguna untuk "mengartikulasikan dan membuat jaringan sosial mereka", demikian "berkomunikasi dengan orang-orang yang sudah menjadi bagian dari jaringan sosial yang luas.

·           Kedua, jaringan sosial online yang digunakan oleh masing-masing anggota untuk meng-upload kontennya sendiri. Catatan: Konten yang dibagi sering bervariasi dari situs ke situs,

·           Ketiga, jaringan sosial online digunakan untuk mencari konten yang baru, konten yang menarik dengan menyaring, merekomendasikan, dan mengatur konten yang diupload oleh pengguna.

B.    Macam-mcam situs jaringan sosial di internet

1.    MySpace
MySpace adalah situs jaringan sosial populer yang menawarkan jaringan antar teman, profil pribadi, blog, grup, foto, musik dan video untuk remaja dan dewasa di seluruh dunia. Markas situs ini terletak di Beverly Hills, California, Amerika Serikat. Tetapi pada tahun 2005, News Corp membeli MySpace dengan harga 580 juta dollar AS dan MySpace resmi berpindah tangan menjadi milik News Corporation.

2.   Friendster
Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster adalah sebuah situs web jaringan sosial dimana seorang pengguna akan membuat identitas maya dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan account di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat melihat teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri. Friendster juga memulai fitur blog. Bahasnya juga multi language. Dan kini sudah ada versi untuk mobilenya.

3.     HIS
HIS adalah salah satu situs jaringan sosial. Situs ini pada tahun 2008 termasuk salah satu dari 20 situs jaringan sosial yang paling sering dikunjungi oleh pengguna internet di seluruh dunia. Pendiri HIS yakni Ramu Yalamanchi pada tahun 2003 yang juga menjabat sebagai CEO. Pada bulan Januari 2009, HIS mengklaim dirinya memiliki lebih dari 60 juta anggota atau member aktif.
4.   Facebook
Facebook adalah situs web jaringan sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg seorang lulusan Harvard dan mantan murid Aerdsley High School.Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar diantara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 24 juta anggota aktif yang dimilikinya di seluruh dunia.

5.   Twitter
Twitter adalah suatu situs web layanan jaringan sosial dan mikroblog yang memberikan fasilitas bagi pengguna untuk mengirimkan ”pembaharuan” berupa tulisan teks dengan panjang maksimum 140 karakter melalui sms, pengirim pesan instan, surat elektrnik, atau aplikasi seperti twitterific dan twitbin. Twitter didirikan pada Maret 2006 oleh perusahaan rintisan obvious corp.

6.     Linked In
Linked In adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonmi yang diklasifikasi menurut jasanya.CEO Linked In saat ini adalah Dan Nge dan Kantornya berlokasi dimountain view, california. Perusahaan ini ditanda oleh Greglock, Sequoia Capitar, Bessemer Venture Partner, serta European Founders Fund. Linked In mulai meraih keuntungan sejak Maret 2006.

7.   FUPEI
FUPEI (Friends Uniting Program Especially Indonesian) adalah sebuah situs jaringan sosial yang berdiri pada Bulan Mei 2004 menyediakan ruang gerak untuk kegiatan pertemanan bagi penggunanya secara interaktif. Berawal dari booming situs-situs jaringan sosial seperti Friendster pada tahun 2004, FUPEI yang turut ikut memberikan sebuah ruang untuk pengguna internet di Indonesia merupakan sebuah bentuk user-generated-content yang mencakup foto, musik, video dan lain-lain. Pengguna-pengguna tersebut kemudian dikenal dengan nama Fupeis.

8.   Bebo
Bebo adalah sebuah situs jaringan sosial yang popular yang dibuat pada bulan Januari 2005. ini banyak dipakai di beberapa negara termasuk Irlandia, Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Selandia baru dan Australia. Versi bahasa Polandia sudah dirilis yang menggunakan data base user yang berbeda. Ada planning untuk merilis versi bahasa Peranci, German dan lain-lain. Bebo dibuat oleh suami dan istri Michael dan Xochi Birch, bebo diluncurkan secara resmi pada bulan Juli 2005. lalu AOL (Amerika Online ) membelinya pada tanggal 13 Maret 2008 sekitar 850 juta dollar. ”bebo” adalah kependekan dari ”Blod Early, Bog Often”.

  
C.    KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PENGGUNAAN JARINGAN SOSIAL

Selengkapnya silahkan Klik Disini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan karakteristik antara sistem informasi akuntansi dengan sistem informasi manajemen

Komunitas dan Teknologi Komunikasi

Komunitas Virtual