Social Cyberspace saat ini
SOCIAL CYBER SPACE SAAT INI
A. SOSIAL
CYBERSPACE
1. Sosial
Cyberspace saat ini
Cyberspace (dunia
maya) adalah media elektronik dalam jaringan
komputer yang banyak dipakai untuk
keperluan komunikasi satu
arah maupun timbal-balik secara online(terhubung langsung).
Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam,instrumentasielektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara
interaktif.
Perkembangan teknologi informasi
telah menciptakan sebuah “ruang baru” yang bersifat artifisial dan maya, yaitu
cyberspace.Ruang baru ini telah mengalihkan berbagai aktivitas manusia
(politik, sosial, ekonomi, kultural, spiritual, bahkan seaksual) dari dunia
nyata ke dunia maya yang dikenal dengan dunia tanpa batas.Sehingga apapun yang
dapat dilakukan di dunia nyata, kini dapat juga dilakukan dalam bentuk
artifisialnya dalam cyberspace.
Sebuah migrasi besar-besaran
kehidupan manusia tampaknya tengah berlangsung, yaitu migrasi dari jagat nyata
ke jagat maya dari kehidupan di ruang nyata menuju kehidupan di ruang maya.
Migrasi kemanusiaan ini telah menimbulkan perubahan besar dalam cara setiap
orang menjalani dan memaknai kehidupan. Cyberspace menciptakan sebuah kehidupan
yang mungkin nantinya sebagian besar akan dibangun seluruhnya oleh model
kehidupan yang dimediasi secara mendasar oleh teknologi, sehingga berbagai
fungsi alam kini diambil alih oleh subtitusi teknologisnya, yang disebut
kehidupan artifisial.
Realitas-realitas sosial budaya
yang ada di dunia nyata kini mendapatkan tandingan-tandingannya.Pada akhirnya,
batas antara keduanyamenjadi kian kabur.Cyberspace yang terbentuk oleh jaringan
komputer dan informasi yang terhubungkan secara global telah menawarkan
bentuk-bentuk komunitasnya sendiri (virtual community), bentuk realitasnya
(virtual reality), dan bentuk “ruang” nya sendiri (cyeberspace).
Cyberspace berasal dari bahasa
Yunani, asal katanya adalah kubernan yang berarti ruang maya tanpa batas,
imajinatif dan dapat dihayati melalui perwujudan virtual.Cyberspace merupakan
ruang yang diwujudkan melalui (jaringan) computer, sifatnya digital dan
direpresentasikan dalam satuan bit.
Perkembangan cyberspace telah
mempengaruhi kehidupan sosial pada berbagai tingkatannya.Keberadaan cyberspace
tidak saja telah menciptakan perubahan sosial yang sangat mendasar. Pengaruh
cyberspace terhadap kehidupan sosial setidaknya tampak pada tiga tingkat :
individu, antarindividu, dan komunitas.
Pada tingkat individu,
cyberspace menciptakan perubahan mendasar dalam pemahaman kita tentang diri dan
identitas.Struktur cyberspace membuka ruang yang lebar bagi setiap orang untuk
secara artifisial menciptakan konsep tentang diri dan identitas. Kekacauan
identitas akan mempengaruhi persepsi, pikiran, personalitas, dan gaya hidup
setiap orang. Bila setiap orang bisa menjadi siapapun, sama artinya semua orang
bisa menjadi beberapa orang yang berbeda pada saat yang sama. Pada akhirnya
yang ada dalam cyberspace adalah permainan identitas: identitas baru, identitas
palsu, identitas ganda, identitas jamak.
Tingkat interaksi
antarindividu, hakikat cyberspace sebagai sebagai dunia yang terbentuk oleh
jaringan (web) dan hubungan (connection) bukan oleh materi.Kesalingterhubungan
dan kesalingbergantungan secara virtual merupakan ciri dari cyberspace.Karena
hubungan, relasi, dan interaksi sosial di dalam cyberspace bukanlah antarfisik
dalam sebuah wilayah atau teritorial, yaitu interaksi sosial yang tidak
dilakukan dalam sebuah teritorial yang nyata.
Pada tingkat komunitas,
cyberspace dapat menciptakan satu model komunitas demokratis dan terbuka.
Karena komunitas virtual dibangun bukan di dalam teritorial yang konkret, maka
persoalan didalamnya adalah persoalan normatif, pengaturan, dan kontrol.Dalam
komunitas virtual cyberspace, pemimpin, aturan main, kontrol sosial tersebut
tidak berbentuk lembaga, sehingga keberadaannya sangat lemah. Jadi, di
dalamnya, seakan-akan “apa pun boleh”
2. Kelebihan
Dan Kekurangan Cyberspace
Cyberspace yang selama ini kita kenal dengan sebutan
internet.Cyberspace itu sendiri merupakan wadah untuk banyak orang
berkomunikasi secara vitual, oleh karena itu komunikasi yang terjadi di
cyberspace disebut sebagai komunikasi virtual.Komunikasi virtual memiliki
sejumlah kelebihan dan kekurangan.Kelebihan dari cyberspace itu sendiri membuat
dunia ini menjadi sebuah ruang yang tanpa batas. Dengan menggunakan komunikasi
virtual para pelaku komunikasi ini tidak mengenal akan batas geografis dan
perbedaan ruang dan waktu karena semua kendala seperti yang terdapat pada
komunikasi klasik ini dapat teratasi. Kita dapat bertemu dan berkomunikasi
dengan semua orang dipenjuru dunia di dalam cyberspace. Keunggulan dari
komunikasi virtual dibandingkan alat komunikasi lainnya adalah tingkat
kecepatan dan keefisienannnya, ia bisa menyiarkan pesan dan informasi yang
dibutuhkan oleh users secara langsung. Internet juga sangat efektif sebagai
alat berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus, apabila kita menggunakan
telepon selular maksimal kita melakukan teleconference dengan 3 hingga 10
orang. Namun di cyberspace kiat bisa berkomunikasi dan ber-teleconference
dengan 1000 orang atau bahkan lebih dalam 1 waktu dan 1 ruang yaitu cyberspace.
Namun cyberspace juga memiliki sejumlah keterbatasan atau
kekurangan diantaranya sifat dari komunikasi yang terjadi di cyberspace itu
sendiri bersifat luas. Sehingga membuat proximity (kedekatan) antar users
terasa kurang. Sangat berbeda dengan pangguna telepon yang pasti sudah saling
mengenal satu sama lain. Cyberspace juga acap kali digunakan sebagai wadah
untuk cybercrime, seperti ancaman, penipuan, bahkan pelecehan seksual dan para
pelaku cybercrime lebih susah untuk ditemukan. Karena belum ada cyberlaw yang
cukup kuat untuk membasmi cybercrime. Keterbatasan lain dari cyberspace adalah
terkadang memuat beberapa orang terjebak dalam dunia maya tersebut, mereka
menomor-duakan kehidupan nyatanya. Karena ia merasa dia lebih merasakan
kehidupan seperti apa yang ia inginkan di cyberspace.
3. Aspek
Teknologi, Social Dan Institusi Yang Mempengaruhi Social
Cyberspace.
Dengan berkembangnya teknologi internet maka orang orang dalam
melakukan aktivitasnya telah terbantu dengan internet dan teknologi dan untuk
kebutuhan bersosialisasi mereka lebih senang dengan memilih sosial cyberspace
yang praktis.
Social dan Institusi
Kebutuhan sosial yang tinggi untuk saling berintegrasi telah
membuat sosial cyberspace menjadi pilihan.
B. Jaringan
sosial dan jaringan sosial online
1. Pengertian
jaringan sosial
Jaringan sosial adalah struktur
sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi.Jaringan ini
menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai
dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga.Istilah ini
diperkenalkan oleh profesor J.A. Barnes di tahun 1954.
Jaringan sosial adalah sebuah
struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul yang dijalin dengan satu atau
lebih tipe relasi spesifik.Jaringan sosial bisa diartikan sebagai sarana
pemersatu antara individu satu dengan individu yang lain sehingga menjadi
sebuah sosial yang saling berkaitan (berinteraksi) satu sama lain.
Jaringan sosial dipandang sebagai suatu hubungan sosial yang biasa
dikatakan sebagai sebuah simpul dan ikatan. Simpul
adalah individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar
individu tersebut dengan individu lain. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar
simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa
jaringan jaringan sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga
hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan
masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu
dalam mencapai tujuannya.
Selengkapnya silahkan Klik Disini
Komentar
Posting Komentar